KPU Kabupaten Majene Tingkatkan Kualitas SDM Lewat Workshop Jurnalistik, Konten Visual, dan Public Speaking

Majene, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majene menggelar Workshop Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia bertema “Pengembangan Kompetensi SDM Guna Meningkatkan Kinerja Kelembagaan KPU Majene” di Aula KPU Kabupaten Majene, Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat bersama Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Majene, dan dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Kabupaten Majene.

Workshop ini dirancang untuk memperkuat kapasitas internal melalui tiga agenda utama yang disampaikan langsung oleh para praktisi berpengalaman. Pada sesi pertama, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Polewali yang juga berpengalaman sebagai penyiar dan pernah menjabat sebagai Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Barat, membawakan materi “Menulis Berita Pemilu dan Pemilihan.” Ia menguraikan prinsip-prinsip dasar jurnalistik, mulai dari definisi berita, struktur, klasifikasi, hingga teknik penyusunan naskah yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Penyampaian materi semakin hidup dengan adanya simulasi penulisan langsung. Di akhir paparannya ia menegaskan, “Berita yang baik adalah yang menyampaikan informasi berdasarkan fakta yang bertanggung jawab dan memberikan pencerahan.”

Sesi kedua diisi oleh Jurnalis Metro TV, Irwan, yang mengupas teknik pengambilan gambar dan video sebagai elemen penting dalam strategi komunikasi publik modern. Ia menjelaskan bahwa kemampuan menghasilkan konten visual yang menarik menjadi kebutuhan esensial bagi lembaga publik dalam membangun citra yang kredibel dan menjaga kepercayaan masyarakat. Ia turut memotivasi peserta dengan mengatakan, “Di era sekarang, siapa pun bisa menjadi konten kreator. Bagi lembaga publik, media memiliki peran penting untuk menjelaskan kerja-kerja KPU yang tidak hanya berlangsung pada tahapan Pemilu serta memaksimalkan kegitan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih.”

Agenda ketiga menghadirkan praktisi public speaking sekaligus Master of Cere mony profesional, Sofyan Ilbas, yang membuka materinya dengan pesan inspiratif, “Siapa saja bisa menjadi pembicara yang baik melalui latihan, improvisasi, dan kemauan untuk terus mengasah kemampuan.” Ia kemudian menguraikan teknik berbicara di depan publik, mulai dari pengelolaan intonasi, strategi membangun kepercayaan audiens, hingga cara menyampaikan materi secara menarik dan persuasif. Menurutnya, kemampuan public speaking bukan bakat bawaan, melainkan keterampilan yang tumbuh dari proses berlatih yang konsisten.

Sepanjang workshop, metode penyampaian materi dikemas dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif, dan simulasi praktik sehingga peserta dapat langsung menerapkan keterampilan yang dipelajari.

(Muh. Riyadh Ma’Arif / ed. Ardi)

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 72 Kali.