KPU Kabupaten Majene Sapa Pemilih Disabilitas, Dorong Partisipasi Aktif lewat Sosdiklih yang Inklusif di Sekolah Luar Biasa
KPU Kabupaten Majene - terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan Pemilu yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) bagi Segmen Pemilih Rentan, KPU Majene menyapa para pemilih disabilitas di dua Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Kabupaten Majene, yakni SLB Negeri Lutang dan SLB Negeri Pamboang, yang masing-masing digelar pada Selasa (4/11/2025) dan Rabu (5/11/2025).
Kegiatan pertama dilaksanakan di SLB Negeri Lutang dan dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Majene beserta jajaran sekretariat, serta siswa-siswi dan tenaga pendidik SLB Negeri Lutang Majene.
Kegiatan dibuka oleh Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi (Rendatin), Andi Hamka, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan pihak sekolah.
“KPU Majene berterima kasih atas dukungan pihak sekolah dalam kegiatan ini. Kami berkomitmen untuk terus melindungi hak pilih seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk bagi pemilih dengan kebutuhan khusus. Setiap suara memiliki arti penting dalam menjaga kedaulatan rakyat,” ujar Andi Hamka.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri Lutang, Sitti Nuryanti Amiruddin, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kunjungan serta kepedulian KPU Kabupaten Majene terhadap peserta didik penyandang disabilitas.
“Kami menyambut hangat kehadiran KPU Majene. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi siswa-siswi kami agar mereka lebih mengenal proses demokrasi dan memahami bahwa mereka juga memiliki hak yang sama dalam Pemilu,” ungkap Sitti Nuryanti Amiruddin.
Materi Sosdiklih disampaikan oleh Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Salma Mayasari, yang memaparkan pentingnya partisipasi warga negara dalam menentukan arah bangsa.
“Pemilu adalah sarana rakyat menyalurkan kedaulatannya. Setiap warga negara memiliki peran menentukan masa depan bangsa melalui hak pilih yang dimilikinya,” jelas Salma Mayasari.
Ia juga menambahkan penjelasan mengenai tata cara penetapan pemilih yang terdaftar secara resmi serta tahapan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilukada yang dilaksanakan secara periodik, agar peserta dapat memahami proses kepemiluan secara menyeluruh.
Kegiatan serupa kemudian dilanjutkan di SLB Negeri Pamboang pada Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Majene, Salma Mayasari, beserta jajaran sekretariat, serta siswa-siswi dan tenaga pendidik SLB Negeri Pamboang.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Plt. Kepala SLB Negeri Pamboang, Rusmini, yang mengapresiasi inisiatif KPU Majene dalam menjangkau pemilih disabilitas.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian KPU Majene kepada anak-anak didik kami. Ini adalah bukti nyata bahwa KPU hadir untuk semua warga negara, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Anak-anak kami merasa diakui dan dihargai sebagai bagian dari pemilih Indonesia,” ujar Rusmini.
Dalam penyampaian materinya, Salma Mayasari menegaskan kembali pentingnya kesadaran politik dan partisipasi aktif dalam Pemilu.
“Kesadaran untuk memilih bukan hanya tentang datang ke TPS, tetapi tentang memahami arti suara kita bagi bangsa. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memastikan bahwa tidak ada satu pun warga negara yang terpinggirkan dalam proses demokrasi,” tuturnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan di SLB Negeri Pamboang juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan simulasi layanan informasi publik seputar kepemiluan dan kelembagaan KPU Kabupaten Majene. Sosialisasi ini mencakup cara mengakses informasi melalui kanal resmi seperti media sosial, website, dan pelayanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).
Dalam kesempatan tersebut, Petugas Pelayanan Informasi, Muh. Riyadh Ma’arif, memandu peserta mengenal kanal informasi publik milik KPU Majene.
“Kami ingin memastikan bahwa informasi tentang kepemiluan bisa diakses oleh semua pihak, termasuk pemilih disabilitas. Transparansi adalah bagian dari pelayanan publik yang menjadi tanggung jawab kami, untuk mengakses website dan laman PPID KPU Kabupaten Majene juga ada fitur untuk membacakan isi konten yang dimuat” ujar Muh. Riyadh Ma’arif.
Melalui kegiatan Sosdiklih ini, KPU Kabupaten Majene berupaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik bagi pemilih rentan, khususnya penyandang disabilitas, agar mereka dapat berpartisipasi aktif, mandiri, dan percaya diri dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu maupun Pemilukada mendatang.
KPU Kabupaten Majene menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari amanat konstitusi untuk melindungi dan menjamin hak politik seluruh warga negara tanpa kecuali, termasuk pemilih rentan dan penyandang disabilitas.
“Setiap suara memiliki nilai yang sama dan berharga bagi masa depan demokrasi Indonesia. Melalui kegiatan Sosdiklih ini, KPU Majene berkomitmen menghadirkan Pemilu yang inklusif, aksesibel, dan ramah bagi semua pemilih,” tutur Salma Mayasari di akhir kegiatan.
Dengan terselenggaranya Sosdiklih di dua SLBN tersebut, KPU Kabupaten Majene berharap kegiatan serupa dapat terus memperluas jangkauan pendidikan pemilih, memperkuat kesadaran politik di kalangan pemilih disabilitas, serta mewujudkan Pemilu yang berkeadilan, setara, dan partisipatif bagi seluruh rakyat Indonesia.
(Muh. Riyadh Ma’arif/ ed. Ardi)